Monthly Archives: December 2020

Fisioterapi

Salah satu sesi fisioterapi. Jari-jari saya gak bisa ditekuk, alias gak bisa menggenggam karena dua minggu immobilisasi menggunakan gips. Keliatan di video tangan saya shaking, keliatannya sepele, padahal susah dan melelahkan!

Satu minggu pasca operasi

Satu minggu pasca operasi, saatnya kontrol ke dokter. Dokter bilang semuanya terlihat bagus dan normal. Saya akui jahitannya memang sangat rapi gaes. Beberapa tahun lalu saya pernah operasi di bahu (yang saya terbangun di tengah2 operasi itu lhoooo…) jahitannya gak serapi ini. Minggu depan kontrol lagi dan lepas gips, lalu harus fisioterapi.

Metacarpal fracture

Fracture, Metacarpal 3 & 4

Ngelanjutin cerita yang kemarin.. Besoknya saya ke IGD di RS Mayapada. Ternyata bukan retak saudara-saudara, tapi patah. Tepatnya di tulang Metacarpal 3 dan 4. Patahannya runcing pula.. untung nggak menyebabkan luka dalam yang cukup serius.

Ini tampak sampingnya. Pantesan kmaren punggung tangan saya langsung ngejendol gitu, bukan bengkak karena memar ternyata.

Lalu disarankan oleh dokternya untuk segera operasi, agar dapat dipasang plat. Tapi karena lagi musim pandemi Covid-19 begini, dan berhubung RS Mayapada Kuningan adalah RS bebas Covid-19, maka sebelum lanjut dirawat (inap) saya harus ditest terlebih dahulu mulai dari Rapid, PCR Swab, sampai CT Scan. Kalau hasilnya negatif bisa lanjut, tapi kalo hasilnya positif harus ditransfer ke rumah sakit lain misalnya Mayapada Lebak Bulus yang memang rujukan Covid-19.

Nunggu hasilnya lamaaaaaa banget. Selama menunggu itu saya diisolasi di ruangan khusus sendirian, mulai dari sekitar jam 12 siang, sampai jam 8 malam (!). Sempat putus asa mau pulang aja, tapi kata dokternya sabar, daripada bolak-balik sebentar lagi hasilnya keluar. Sampai akhirnya hasil tes keluar dan Alhamdulillah saya negatif Covid-19 yang artinya malam itu bisa lanjut rawat inap, dan direncanakan operasi besoknya.

Continue reading

Ragunan day #2

Sebelum berangkat, kita peregangan dulu..
Hati-hati di sini guys.. Saya jatuh jungkir balik di sini gara-gara ban depan masuk di sela-sela tutup drainase tersebut
Kejadiannya persis seperti ini.. Tapi Alhamdulillah kedua tangan saya masih bisa menahan badan/kepala. Walaupun sesaat setelah jatuh rasanya mau pengsan dan hampir muntah.
Tapi akibatnya tangan kanan saya bengkak senut-senut.. Kalau diraba/ditekan seperti suara gesekan tulang. Hmm.. retak apa patah nih.

Gowes Ragunan day #1

Masuk dari pintu barat, karena ini yang terdekat dari rumah (pertigaan kav. Polri). Jam 07.00 sudah buka, dengan tiket masuk per orang Rp4.000 + Rp1.000 untuk sepeda.
Kalau masuk dari pintu barat, akan langsung ketemu dengan kandang Harimau Putih. Cakep ya.
Selesai gowes, keluar di pintu utara atau yang dekat halte busway. Setiap pagi kalau berangkat kerja naik busway dari sini, selalu iri ngeliat orang unload sepedanya di parkiran untuk gowes di ragunan.